6 Jenis Industri Manufaktur Yang Ada Di Indonesia

Jenis Industri Manufaktur – Seperti apa bayangan di fikiran anda jika mendengar kata industri manufaktur? Mungkin anda akan membayangkan sebuah usaha industri yang besar dengan banyak gudang-gudang yang besar, dan peralatan mesin yang canggih dan …

Jenis Industri Manufaktur

Jenis Industri Manufaktur – Seperti apa bayangan di fikiran anda jika mendengar kata industri manufaktur? Mungkin anda akan membayangkan sebuah usaha industri yang besar dengan banyak gudang-gudang yang besar, dan peralatan mesin yang canggih dan juga terdapat banyak tenaga kerja yang ahli dalam jumlah yang banyak.

Pengertian Industri Manufaktur

Industri Manufaktur merupakan sebuah cabang industri yang berfokus pada pengolahan barang mentah atau bahan baku menjadi barang bernilai tinggi dan layak jual. Peralatan yang digunakan pada industri jenis ini sudah sangat canggih dan juga untuk sisi manajemen nya sudah terarah.

Industri manufaktur ini sering menggunakan mesin industri, robot, komputer dan juga manusia untuk menghasilkan barang. Secara umum, aliran produksi adalah dengan merakit bahan yang memungkinkan produk untuk bergabung satu per satu, kemudian pindah dari satu tempat produksi menuju tempat produksi lain.

Dalam proses distribusi produknya, pengusaha manufaktur dapat memilih untuk menjual produk mereka langsung ke konsumen, produsen, distributor, atau grosir lainnya.

Contoh Industri Manufaktur yang ada di Indonesia

Industri Tekstil

Industri tekstil merupakan industri yang banyak berdiri di indonesia yang mana industri jenis ini banyak sekali menyerap tenaga kerja.

Selain itu, industri ini disebut juga dengan industri padat karya karena dalam proses produksinya yaitu dengan mengolah kapas, serat kayu, ataupun bulu binatang contohnya domba. Bahan-bahan baku tersebut diolah sedemikian rupa sehingga menjadi benang.  Selanjutnya dari benang, akan diolah lagi menjadi bahan baku yaitu berupa kain.

Industri Garmen

Industri garmen merupakan ujung pengolahan dari industri tekstil. Jadi sebenarnya, antara industri tekstil dan garmen merka saling membutuhkan. Industri garmen ini mempunyai fokus untuk mengubah kain menjadi barang pakai contohnya baju, celana, dan sebagainya.

Mesin yang digunakan pada industri ini berbeda dengan tekstil, yaitu menggunakan mesin jahit.

Industri Otomotif

Industri otomotif merupakan gambaran dari sebuah industri yang menggunakan kegiatan produksi dengan menggunakan teknologi tingkat tinggi. Meski menggunakan mesin dengan teknologi yang sudah canggih, namun masih perlu campur tangan manusia untuk menjalankan mesinnya.

Industri otomotif juga termasuk salah satu industri yang menyerap banyak tenaga kerja dalam proses menjalankan produksinya.

Industri Elektronik

Industri elektronik memiliki kesamaan dengan industri otomotif karena memiliki kesamaan antara ciri-ciri, proses, dan bahan yang tidak jauh berbeda. Untuk penggunaan mesin dan bahan bakunya sebagian masih menggunakan pasokan dari luar negeri.

Industri Produk Kerajinan

Industri kerajinan yang kadang kali dianggap sebagai industri yang sangat kecil justru juga memberikan dampak yang yang cukup besar terhadap perkembangan industri di indonesia. Industri ini mampu menyumbang angka devisa yang cukup besar untuk indonesia.
Kebanyakan hasil produk dari industri kerajinan ini di ekspor atau menjadi konsumsi luar negeri, jadi hasil dari industri ini masih jarang terlihat di dalam negeri.

Bahan baku yang digunakan biasanya mengambil dari berbagai jenis bahan yang bersifat bekas dan ramah lingkungan. Penggunaan bahan seperti ini diharapkan perusahaan medapatkan untung yang lebih besar dikarenakan bahan yang digunakan pun masih tergolong irit untuk biayanya. Dengan penggunaan bahan baku yang masih murah pun masih bisa menghasilkan hasil karya yang memiliki nilai lebih pada segi keindahan dan juga harganya.

Industri Keperluan Rumah Tangga

Terdapat berbagai jenis untuk industri keperluan rumah tangga. Industri jenis ini mulai dari yang berskala kecil sampai dengan yang besar.

Contoh industri keperluan rumah tangga berskala kecil antara lain yaitu pembuatan contohnya seperti pisau, sendok, piring. Sedangkan untuk industri berskala besar contohnya yaitu perusahan mabel atau interior yang memproduksi kayu, kursi, meja dan lain-lain.

Kesimpulan

Adanya indusri manufaktur dapat memberikan dampak yang cukup menguntungkan, baik dari segi perusahaan maupun masyarakat. Dari segi perusahaan mereka bisa menggunakan mesin industri dan teknologinya untuk mencapai tujuan mereka dan menjual produk terbaik mereka dengan harga yang maksimal, dan dari segi masyarakat bisa menjadi tenaga kerja sehingga bisa mengurangi jumlah pengangguran.

Selain itu, pemanfaatan sumber daya alam di indonesia secara maksimal bisa menghasilkan produk dengan nilai jual yang tinggi dan bisa diekspor ke luar negeri hingga bisa meningkatkan ekonomi negara.

Tinggalkan komentar